APJII Riau dan Pemda Perkuat Sinergi, 96 Titik Blankspot di Kepulauan Meranti Jadi Sorotan
Kamis, 16 April 2026 . Waktu baca 1 menit 41 detik
pertemuan rutin (Rabuan) Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) Badan Pengurus Wilayah (BPW) Riau yang digelar di Ballroom Hotel Diva
Meranti – Upaya pemerataan akses digital di daerah kepulauan kembali menjadi perhatian serius. Dinas Komunikasi Informatika, Statistik dan Persandian Kabupaten Kepulauan Meranti menghadiri pertemuan rutin (Rabuan) Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) Badan Pengurus Wilayah (BPW) Riau yang digelar di Ballroom Hotel Diva, Rabu (16/04/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri berbagai pemangku kepentingan, mulai dari perwakilan instansi pemerintah daerah hingga anggota APJII dari sejumlah kabupaten/kota di Riau seperti Pekanbaru, Siak, Pelalawan, Bengkalis, dan Kepulauan Meranti. Dinas Kominfo Meranti diwakili oleh Sekretaris Kominfo, Amat Safi’i, M.Kom.
Selain itu, turut hadir perwakilan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, serta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan yang menyampaikan kondisi terkini di lapangan, khususnya terkait kebutuhan infrastruktur digital.
Dalam forum tersebut, APJII Riau memperkenalkan peran dan fungsi organisasi sekaligus memaparkan struktur kepengurusan wilayah. Pertemuan ini juga menjadi ruang diskusi strategis terkait berbagai tantangan konektivitas internet di wilayah Kepulauan Meranti.
Sekretaris Kominfo Kepulauan Meranti, Amat Safi’i, menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan penyedia layanan internet dalam mempercepat pemerataan akses digital.
“Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk membangun kerja sama konkret antara pemerintah daerah dan penyelenggara jasa internet dalam menjawab tantangan konektivitas di Meranti,” ujarnya.
Dari sektor pendidikan, terungkap bahwa masih banyak sekolah di Kepulauan Meranti yang belum menikmati akses internet memadai. Kondisi ini dinilai menjadi kendala dalam mendukung pembelajaran berbasis digital yang kini semakin dibutuhkan.
Sementara itu, perwakilan pemerintah desa mengungkapkan masih adanya sekitar 96 titik blankspot yang tersebar di sejumlah wilayah desa. Persoalan ini menjadi perhatian utama dan diharapkan dapat segera diatasi melalui sinergi lintas sektor.
Ketua BPW APJII Riau, Trio Gunawan, menyampaikan bahwa kehadiran APJII bertujuan untuk memperkuat kolaborasi antar penyelenggara jasa internet dalam mendorong pemerataan akses digital di seluruh Indonesia, termasuk wilayah kepulauan.
Ia juga mendorong tiga penyedia layanan internet (ISP) yang saat ini beroperasi di Kepulauan Meranti untuk meningkatkan kerja sama dalam membangun infrastruktur jaringan yang lebih merata dan berkualitas.
Pertemuan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi antar anggota APJII, tetapi juga langkah strategis dalam memperkuat sinergi antara pemerintah dan sektor swasta guna mewujudkan konektivitas digital yang inklusif di Kepulauan Meranti.
Kategori
Topik
Bagikan